Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Mei 2012

Israel Inside


Warga Israel yang tengah berdemo karena mahalnya biaya hidup, tampak mengenakan topeng Benjamin Netanyahu 

Membaca analisis orang ‘luar’ terhadap Israel, mungkin sudah biasa. Mendengar Ahmadinejad berkali-kali menyatakan prediksinya bahwa Israel sebentar lagi akan tumbang, juga sudah biasa. Namun, cukup menarik bila kita membaca analisis orang Israel terhadap negaranya sendiri.  Di dalam Israel, sesungguhnya ada juga segelintir orang yang ‘tercerahkan’ dan bisa menilai dengan jernih kebobrokan ‘negara’ dan pemerintahan Zionis. Mereka menulis, melakukan aksi-aksi perdamaian, dan berorasi di berbagai negeri untuk membangkitkan kesadaran sesama Yahudi dan umat manusia umumnya, supaya berhenti mendukung Zionisme.  Kelompok “Women in Black” misalnya. Mereka secara rutin melakukan aksi berdiri dalam diam dengan mengenakan pakaian hitam-hitam, sambil membawa spanduk-spanduk anti penjajahan Palestina. Tak pelak, mereka dikata-katai ‘pelacur’ dan ‘pengkhianat’ oleh orang-orang Israel.

Selasa, 08 Mei 2012

Embargo Minyak Iran: Sebuah Dilema Para Langganan


Embargo bisa diartikan sebagai perwujudan pelarangan perniagaan ataupun bentuk kegiatan perdagangan lainnya dengan sebuah negara, pada sebuah negara dan oleh sebuah negara. Sesungguhnya embargo itu sendiri sejatinya adalah embargo ekonomi, meskipun barang yang dilarang itu bukan berupa barang komersil, namun tetap saja imbas embargo tersebut akan sampai kepada terganggunya perekonomian negara yang diembargo tersebut.

Rabu, 24 Agustus 2011

Iran Luncurkan Rudal Penjelajah Terbarunya

Presiden Ahmadinejad dalam pidatonya menyambut acara
peresmian rudal terbaru milik Iran

Presiden Iran menyatakan pada Selasa 23 Agustus 2011, pihak militer Iran dapat melumpuhkan musuh mereka seraya Teheran menampilkan rudal penjelajah model baru buatan Iran, tambahan stok baru lagi bagi gudang senjata nasional Iran.
Televisi nasional Iran melaporkan bahwa rudal baru yang ditunjukan kepada publik dalam sebuah acara peresmian di teheran itu dirancang untuk target markas angkatan laut, dengan daya jangkau 124 mil atau sekitar 200 kilometer dan mampu menghacurkan sebuah kapal perang besar. Televisi tersebut juga menyatakan rudal itu dapat terbang pada ketinggian rendah dan memiliki bobot yang cukup ringan dan dalam ukuran lebih kecil dibanding rudal-rudal tipe sebelumnya.

Kamis, 07 Juli 2011

Wajah Asli Dinasti Saudi

Pengantar:
Kita sudah mengetahui bagaimana kontroversialnya ulama dan umaro (pemimpin negara) Arab Saudi. Saat Palestina digempur habis-habisan oleh Israel laknatullah, para ulama dan umaro Saudi justru menyudutkan para pejuang Palestina. Seorang ulama tingginya mengecam pejuang Hamas sebagai pemicu perang yang membawa kesengsaraan rakyat Palestina. Sementara para politisinya justru mendesak Israel untuk menghancurkan Hamas. Hal yang sama juga mereka lakukan saat Israel menyerang Lebanon. Para ulamanya mengeluarkan fatwa mengharamkan jihad di Lebanon sementara para pemimpinnya mendesak Israel untuk menghancurkan Hizbollah.

Selasa, 05 Juli 2011

Taliban Terlalu Kuat Buat Pasukan Nato

Serangan mematikan terhadap Hotel Inter-Continental di Kabul sangat menyakitkan bagi pemerintah AS. Serangan menjelang penarikan pasukan AS dari Afghanistan. Ini membuktikan bahwa Taliban tidak dapat dipandang sebelah mata oleh AS. Washington yang sudah mengumumkan penarikan pasukan bulan ini, menjadi sangat kawatir tentang masa depan Afghanistan akan jatuh ke tangan Taliban.

Antara Obama, Israel, dan Konflik Timur Tengah

Sejak terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44, dunia merasakan angin perubahan. Dunia berharap banyak pada Obama. Setidaknya bisa merealisasikan janji-janjinya saat kampanye, yakni perubahan. Obama dianggap sebagai sosok yang mampu merubah citra amerika di mata dunia. Amerika dengan segala organsinya. Amerika yang terlalu banyak ikut campur dalam urusan dalam negeri negara lain. Amerika yang tak segan-segan menjatuhkan sanksi ekonomi bahkan agresi meliter terhadap negara yang dianggap tak sejalan dengannya.

Kekhawatiran Barat yang Semakin Besar Atas Iran

Perkembangan senjata Iran semakin mencemaskan para pemimpin barat. Sehari setelah Iran melaksanakan latihan perang rudal "Great Prophet 6", Rabu (29/6), menlu Inggris William Hague mengeluarkan komentarnya yang bernada khawatir atas perkembangan persenjataan Iran.
"Iran telah melakukan serangkaian uji coba secara rahasia peluncuran rudal-rudal balistik yang bisa membawa kepala nuklir, yang bertentangan dengan resolusi PBB no 1929," kata Hague kepada para anggota parlemen, sehari setelah Iran dikabarkan telah meluncurkan 14 rudal, satu di antaranya berdaya jangkau menengah yang mampu menghantam Israel dan pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah.