Selasa, 05 Juli 2011

Kekhawatiran Barat yang Semakin Besar Atas Iran

Perkembangan senjata Iran semakin mencemaskan para pemimpin barat. Sehari setelah Iran melaksanakan latihan perang rudal "Great Prophet 6", Rabu (29/6), menlu Inggris William Hague mengeluarkan komentarnya yang bernada khawatir atas perkembangan persenjataan Iran.
"Iran telah melakukan serangkaian uji coba secara rahasia peluncuran rudal-rudal balistik yang bisa membawa kepala nuklir, yang bertentangan dengan resolusi PBB no 1929," kata Hague kepada para anggota parlemen, sehari setelah Iran dikabarkan telah meluncurkan 14 rudal, satu di antaranya berdaya jangkau menengah yang mampu menghantam Israel dan pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah.

Senin, 04 Juli 2011

Lobi Israel dan Calon Presiden Amerika Serikat 2008

Ketika Obama belum menggapai kursi presiden Amerika, ciri-ciri tertentu kampanye masing-masing calon yang digelar telah mudah diramalkan sebelumnya. Para calon presiden bersaing baik ketika masih di tingkat partai ataupun persaingan antar Republik dan Demokrat, mereka mau tidak mau tampil beda dalam setiap pokok permasalahan di dalam negeri, seperti pelayanan kesehatan, aborsi, perkawinan sejenis, pajak, pendidikan, imigrasi dan ekonomi tentunya. Lalu perdebatan diantara mereka pun sudah pasti akan terjadi seputar topik mengenai kebijakan luar negeri. Akan dibawa kemana kebijakan Amerika selanjutnya mengenai supremasi di Timur Tengah? Ambisi nuklir Iran, tentang sikap permusuhan Rusia terhadap NATO, dan kebangkitan Cina sebagai salah satu kekuatan baru? Kemudian bagaimana sikap Amerika terhadap global warming, perang terhadap terorisme dan kembali membersihkan kembali krisis citra masyarakat dunia terhadapnya? Masih banyak pula pokok permasalahan lainnya, dan kita pun yakin akan ada banyak perbedaan pendapat diantara calon yang ada.

Minggu, 03 Juli 2011

Sejarah Dominasi Dollar dan The Fed

I. Sejarah Dominasi Dollar di AS dan Dunia
      Awalnya, semua negara di dunia menggunakan emas dan perak ketika bertransaksi satu sama lain. Bahkan AS pun dalam UUD-nya mencantumkan bahwa negara menggunakan koin emas dan perak sebagai alat pembayaran. Pada tahun 1800-an hingga 1900-an, orang-orang AS menggunakan uang koin emas dan perak.

Security Dilemma

      Security dilemma menjelaskan tentang suatu kondisi di mana usaha suatu negara untuk meningkatkan keamanan nasionalnya dengan menambah kapabilitas pertahanannya berdampak pada munculnya rasa terancam (ancaman) terhadap negara lain, hal itu kemudian memicu (memprovokasi) negara (lain) tersebut untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya (militer) juga (military counter-moves); kondisi ini akhirnya menyebabkan menurunnya atau berkurangnya tingkat keamanan itu sendiri (lead to a net decrease in security). Securitry dilemma pada pada dasarnya merupakan refleksi dari kesulitan pemerintah suatu negara untuk menentukan pilihan kebijakan keamanannya. Jika suatu negara mengurangi usaha-usaha untuk memperkuat keamanannya dengan tujuan menciptakan hubungan yang damai (peaceful) dengan negara lain, maka konsekuensinya adalah negara tersebut rawan (vulnerable) untuk diserang oleh negara lain.

Konsep Deterrence

        Deterrence secara harfiah berarti penolakan atau pencegahan. Tentu dalam hal yang akan dibahas ini deterrence sebagai suatu konsep strategi untuk mencegah terjadinya kontak militer, atau secara kasarnya mencegah terjadinya perang. Dengan konsep deterrence, pencegahan perang dilakukan dengan cara “menciutkan hati” negara lain yang dianggap sebagai lawan yang berpotensi akan menyerang.
         Dalam deterrence, negara yang berusaha menciutkan hati lawannya disebut negara defender. Biasanya para defender memiliki tujuan untuk mencoba meyakinkan negara yang berpotensi mengancam tersebut bahwa kerugian yang ditimbulkan bila kelak perang terjadi akan besar sekali, bahkan melebihi keuntungan yang diharapkan sebelumnya. Kemudian biasanya langkah terakhir proses ini sang defender mengancam akan membalas serangan sang inisiator serangan dengan serangan secara militer.